Perbedaan Investasi Jual Beli Emas dan Perak Dalam Bisnis
0 Comments

Jenis investasi logam mulia yang sering dikenal dan digunakan oleh masyarakat yaitu investasi emas dan perak. Meskipun memang lebih banyak yang investasi jual beli emas dibandingkan perak karena dianggap dapat memberikan keuntungan yang besar. Padahal, perak juga dianggap menguntungkan bagi sebagian investor. Apabila ingin melakukan investasi, ada baiknya untuk memahami perbedaan logam mulia emas dan perak terlebih dahulu dalam bisnis.

Perbedaan Investasi Emas dan Perak

  1. Pemicu harga

Beberapa negara memiliki kebijakan keuangan global yang dapat mempengaruhi harga emas. Kebijakan ini dapat mempengaruhi suku bunga dan menjadi pemicu inflasi. Sama halnya dengan perak, permintaan industri yang membutuhkan perak juga berdampak pada harganya.

Faktor eksternal lainnya yang dapat mempengaruhi harga perak yaitu konsumen perak di pasar berjangka dan kebijakan asosiasi produsen yang berkaitan dengan perak dan emas fisik. Karena hal ini, perak lebih beresiko bagi para trader apalagi dalam investasi jangka pendek apalagi yang memanfaatkan leverage.

  1. Bentuk dan jenis investasi

Investasi emas yang bisa dilakukan yaitu investasi dalam bentuk emas batangan untuk periode jangka panjang. Emas batangan dari PT Antam memiliki harga yang relatif murni karena tidak memiliki biaya proses yang rumit sehingga tidak ada pengurangan biaya operasional, berbeda dengan emas perhiasan yang umumnya terdiri dari campuran logam lain.

Selain emas batangan, cara investasi emas yang lain yaitu trading emas namun cara ini cukup berisiko namun banyak yang juga berinvestasi dengan trading emas tanpa emas fisik atau bisa dibilang emas digital. Namun tetap harus memahami risikonya terlebih dahulu agar tidak mengalami kerugian. Sedangkan perak juga dapat dibeli dalam bentuk fisik atau perak batangan dan juga dengan melakukan trading di pasar forex secara online.

  1. Imbal hasil

Agar bisa mendapatkan imbal hasil maksimal yang menguntungkan, maka investasi emas lebih baik dilakukan dalam jangka panjang sehingga keuntungan yang didapatkan lebih banyak dikarenakan terjadi kenaikan harga emas setiap tahunnya. Sedangkan untuk perak yaitu harganya dapat lebih cepat naik dan turun pada jangka pendek sehingga bisa disesuaikan dengan strategi investasi.

  1. Risiko

Baik investasi emas dan perak sama-sama memiliki risiko pencurian apabila disimpan dalam bentuk emas dan perak fisik. Sedangkan apabila dilakukan secara trading, dapat membuat investor mengalami risiko loss yang tinggi dikarenakan adanya leverage yang tinggi. Maka dari itu tidak peduli apakah melakukan investasi emas atau perak baik secara fisik maupun digital tetap harus memahami risikonya terlebih dahulu dan bukan hanya berfokus pada keuntungan saja.

Untuk pembelian emas fisik bisa dibeli di toko emas di kota anda namun apabila tertarik dengan investasi emas digital bisa melalui Sehatigold. Untuk harga emas hari ini yaitu harga beli Rp 851.382 dan harga jual Rp 810.053 per gram. Karena merupakan transaksi digital, Sehatigold memungkinkan anda untuk membeli emas mulai dari 0.01 gram dengan keamanan yang terjamin dan nantinya bisa ditukar ke emas fisik.